GfGiGUdpTSY0TUW0BUCpGpW9TY==
Light Dark
Peringatan Kartini di Cianjur, PDIP Pilih Yoga dan Edukasi Perempuan

Peringatan Kartini di Cianjur, PDIP Pilih Yoga dan Edukasi Perempuan

Daftar Isi
×

SUARA TEGAS-CIANJUR – Peringatan Hari Kartini di Kabupaten Cianjur tahun ini tampil berbeda. Tanpa kebaya dan upacara formal, DPC PDI Perjuangan Cianjur justru menggelar kegiatan senam yoga bersama di halaman kantor DPC, Selasa (21/4/2025).

Konsep sederhana ini dipilih bukan tanpa alasan. Selain untuk menjaga kebugaran tubuh, kegiatan tersebut juga disisipi edukasi penting mengenai perlindungan perempuan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dengan suasana santai dan penuh kebersamaan, para peserta diajak tidak hanya bergerak secara fisik, tetapi juga membuka wawasan. Momen ini menjadi ruang refleksi sekaligus pembelajaran bagi perempuan yang hadir.

Ketua DPC PDIP Cianjur, Susilawati, mengungkapkan rasa syukurnya atas kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Kartini kali ini memberikan manfaat yang lebih luas.

“Alhamdulillah, kita isi Hari Kartini dengan kegiatan yang menyehatkan dan bermanfaat. Bukan hanya tubuh yang sehat, tapi pikiran juga ikut terbuka,” katanya.

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan sudah dimulai sejak sehari sebelumnya, mulai dari konsolidasi internal hingga aksi sosial berupa pembagian sembako. Sementara pada puncak acara, sekitar 80 perempuan dari berbagai kalangan mengikuti sesi yoga bersama.

Kegiatan ini dipandu oleh Vivi Indriasari, Ketua Perkumpulan Praktisi Yoga Nasional Indonesia Kabupaten Cianjur. Dengan pendekatan yang komunikatif, peserta diajak memahami pentingnya menjaga keseimbangan fisik dan mental.

Tak hanya berolahraga, peserta juga mendapatkan sosialisasi terkait perlindungan perempuan dan edukasi lingkungan hidup. Bahkan, mereka diberikan bibit pohon untuk ditanam di rumah masing-masing sebagai bentuk aksi nyata.

“Selain sehat, ibu-ibu juga bisa ikut menjaga lingkungan dari rumah,” ujar Susilawati.

Dalam kesempatan tersebut, Susilawati juga menyinggung masih tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan di Cianjur. Ia menilai edukasi harus terus dilakukan agar perempuan lebih berdaya dan berani melindungi diri.

“Kita ingin perempuan tidak hanya sehat, tapi juga punya pengetahuan dan keberanian untuk menjaga dirinya,” tegasnya.

Melalui kegiatan sederhana ini, diharapkan semangat perjuangan R.A. Kartini tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari—mulai dari menjaga kesehatan, peduli lingkungan, hingga berani menyuarakan kebenaran.


BEN

Special Ads
Special Ads
Special Ads